Friday, August 3, 2018

Pentingnya Pendidikan Islam dan Menghafal Al-Qur'an

SHARE
ALQURAN adalah kitab suci, umat Islam wajib mengimani dan meyakini bahwa Alquran diturunkan oleh Allah Swt. Alquranmerupakan mukjizat yang sangat berharga bagi umat Islamhingga akhir zaman. Kitab suci yang diturunkan pada bulan suciRamadhan ini, di dalamnya terkandung ayat-ayat berisi mengenai akidah, ibadah, akhlak, hukum, peringatan, kisah-kisah, dan dorongan untuk berfikir. Maka dari itulah Alquran merupakan pedoman bagi manusia dalam menjalani kehidupan.
Alquran sebagai dasar hukum yang pertama dan tidak diragukan lagi oleh umat Islam bahwa Alquran adalah sumber yang asasi bagi seluruh dimensi keislaman. Dari Alquran inilah dasar-dasar hukum Islam beserta cabang-cabang dan penjabarannya digali, sebagaimana firman Allah Swt, “Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89).
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Alquran berfungsi memberikan petunjuk, rahmat dan menyampaikan kabar gembira kepada manusia yang mau berserah diri. Generasi mudaIslam yang mampu secara optimal dalam merealisasikan tujuan hidupnya, maka sesungguhnya ia telah merealisasikan tujuan hidup dan menunjukkan eksistensinya dalam hidup. Oleh karena itu, generasi muda Islam yang tidak memiliki tujuan hidup akan terasa hampa serta tidak memiliki makna. Generasi muda Islamadalah kekuatan sekaligus kebanggaan umat Islam.
Alquran bertujuan membimbing manusia yang didalamnya termasuk generasi muda Islam agar tetap berada di jalan-Nya dan tidak terjebak dalam kesesatan. Namun dalam perkembangannya, generasi muda islam sekarang ini mulai jauh bahkan asing dari Alquran, hal ini tidak lepas dari permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, sifat generasi muda Islam yang masih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang cenderung negatif dan kurang perhitungan.
Pengaruh pola pikir generasi muda Islam yang liberalisme dan kapitalisme yang didasari oleh kehidupan individualisme, akan merusak tatanan kehidupan yang sudah mengakar pada generasi sebelumnya, yaitu saling tolong-menolong dan peduli sesama. Realita lain yang cukup memprihatinkan sekarang ini adalah rendahnya semangat generasi muda Islam untuk menjadikanAlquran sebagai pedoman hidupnya. Belajar Alquran tidak menjadi penting, bahkan terlupakan, seakan tidak wajib dan sia-sia.
Solusi
Setidaknya, ada tiga tujuan penting diturunkannya Alquran yang bisa dijadikan solusi menyelamatkan generasi muda Islam, yaitu: Pertama, penguatan akidah. Alquran mengajak manusia berpikir tentang kekuasaan dan keesaan Allah Swt. Dan dengan berbagai dalil, Alquran juga mengajarkan kepada manusia untuk membuktikan bahwa zat Allah tidak tersusun, tidak membutuhkan tempat dan adanya hari kebangkitan.
Firman Allah Swt, “Allah, tidak ada yang berhak disembah selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kalian di hari kiamat yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataannya dari pada Allah?” (QS. an-Nisa: 87).Alquran juga berfungsi untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya. “Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Alquran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.” (QS. al-Hadiid: 9).
Kedua, memperbaiki tata cara ibadah. Fungsi Alquran yang terpenting adalah sebagai pedoman bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Alquranberisi ajaran, petunjuk dan informasi yang sangat lengkap, mulai dari masalah akidah, ibadah dan akhlak, hubungan antara manusia dengan Allah, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan alam lingkungannya. Generasi muda Islam sekarang ini selain tidak mampu memahami atas maksud diturunkannyaAlquran juga lemah dalam membaca Alquran dan menghafalnya.
Alquran yang diturunkan sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, justru jauh dan asing dari kehidupannya. Alquran hanya diambil oleh sebagian kecil generasi muda Islam dalam aspek bacaannya saja sementara ketentuan dan hukum-hukumnya ditinggalkan. Manusia diciptakan Allah, untuk beribadah kepada-Nya, “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. azd-Dzariat: 56).
Maka sangat wajar, jika Allah menuntut manusia terutama generasi muda Islam untuk beribadah, karena Allah telah menciptakan, memberikan kekuatan dan menurunkan nikmat yang sangat banyak kepadanya. Alquran memberikan petunjuk yang jelas, yaitu meletakkan seluruh aspek kehidupan dalam rangka ibadah dan solusi pencapaian kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kebahagiaan yang hendak dicapai adalah kebahagian yang hakiki dan abadi.
Ketiga, memperbaiki akhlak atau moral. Generasi muda Islamharus didekatkan dengan Alquran, penghayatan pesan moral dan akhlak mutlak harus ditanamkan, agar terjadi keseimbangan dalam bertindak. Lemahnya generasi muda Islam dalam mengamalkan pesan moral yang termaktub dalam Alquran, turut memperlemah langkah-langkah penegakan syariat islam.
Peran generasi muda Islam dalam menjaga eksistensi agama di bumi ini khususnya Aceh adalah dengan ikut serta membantu membumikan pesan moral ke setiap jiwa raga manusianya. Untuk mengetahui nasib masa depan umat Islam adalah dengan melihat generasi muda Islam saat ini. Bila generasi muda Islammoralnya seperti tergambar dalam Alquran, maka masa depan umatnya tersebut adalah sangat baik.
Sebaliknya bila generasi muda Islam moralnya jauh dari Alquran, maka masa depan umatnya tersebut akan hancur dan hilang ditelan masa. Sungguh ironis, banyak generasi muda Islam yang meninggalkan Alquran, mereka tidak bisa membacanya, apalagi menghafal dan mengamalkannya. Wassalam

sumber/cp : serambihaceh.com
SHARE

Author: verified_user

0 comments:

assalamualaikum. tetap jaga adab dan ukhuwah guys :)